Media Masyarakat Tentang Pengenalan Informasi Seputar Burung Kicau, Atau Hewan Peliharaan Dalam Perawatan, Penangkaran, dan Penyembuhan Penyakit.

Cara Membedakan Burung Trucukan/Trocokan Jantan Dan Betina

Artikel terkait : Cara Membedakan Burung Trucukan/Trocokan Jantan Dan Betina

Burung Trucukan / Cerukcuk kini termasuk burung yang ngetrend untuk di pelihara sebagai klangenan ataupun perlombaan/kontes suara, sebagian di wilayah Indonesia tertentu sudah mengadakan kelas lomba burung trucukan.

Burung pengicau yang bersuara khas ropel ini di alam bebasnya sangat gemar berkelana di kawasan ramai penduduk, misalkan pemukiman warga, pepohonan sekitar halaman rumah, perkebunan dan bahkan hingga pada taman-taman kota. Mungkin itulah sebabnya ia mudah jinak atau luluh terhadap manusia karena sudah terbiasa dengan kehadiran manusia.

Cara Membedakan Burung Trucukan/Trocokan Jantan Dan Betina
Trucukan tergolong sebagai salah satu burung yang cerdas, bisa dikatakan begitu lantaran unggas berjambul hitam ini memiliki kemampuan menirukan suara burung jenis lain yang bersuara senada dengannya misalkan cucak ijo, kutilang, cendet dan sebagainya. (Baca juga: Tips Merawat Burung Trucukan / Trocokan Agar Cepat Gacor Dan Ngeropel)

Burung trucukan Jantan dan betina bisa ngeropel, namun sang jantan lebih mendominasi dalam hal suara variasi dan juga volumenya lebih kencang dari sang betina.

Saat Anda hendak memelihara burung trucukan ini, pastikan Anda mengetahui jenis kelaminnya terlebih dahulu. Sebab, hanya burung trucukan jantan yang mempunyai suara dan kicauan yang bagus. Untuk itu, Anda perlu mengetahui perbedaan jenis kelamin burung ini sebelum Anda membelinya di pasaran. Sebab, potensi untuk keliru dalam memilih burung sangat terbuka jika Anda belum memahaminya, apalagi jika Anda bertemu dengan pedagang yang kurang memelihara kejujurannya. (Baca juga: Tips Memilih Trucukan/Trocokan Dalam Kandang Ombyokan)

Nah, untuk itu, berikut ini adalah beberapa ciri perbedaan antara jenis kelamin jantan dan betina yang harus Anda ketahui.





Perbedaan Ciri Fisik Jantan Dan Betina Burung Trucukan:
  • Trucukan Jantan sering njambul (Bulu atas kepala berdiri), jambul tegap dan terlihat gagah. Sedangkan betina jarang njambul dan ketika njambul terlihat di ujung saja atau jambul terlihat pendek
  • Bulu halus dibelakang kepala jantan pasti ada dari umur 2-3 bulan mulai tumbuh sedangkan betina tidak ada,
  • Lingkaran hitan di mata pada trucukan jantan hitam pehat serta lebat dan bulat solid, sedangkan betina tipis dan hitam pudar
  • Bulu telingga jantan terlihat menonjol keluar seperti burung branjangan jantan tetapi betina tidak dan terkadang betina terlihat bolong atau tidak tertutup rapat oleh bulu.
  • Bentuk kepala jantan ketika tidak njambul terlihat lebih ceper / datar.

Ciri Khusus Penentu Jenis Kelamin Trucukan
Jantan
  • Stabil saat berkicau walau dalam keadaan mabung.
  • Rata - rata ropelan panjang tetapi ada yang pendek tetapi memiliki variasi yang lebih walaupun berkicau pendek.
  • Trucukan jantan suara kicauan volumenya lebih keras.
Betina
  • Ketika memasuki masa-masa mabung jarang berkicau.
  • Dapat berkicau layaknya jantan (ropel) tetapi pendek dan kurang variatif.
  • Rata - rata volume standar dan lebih banyak mengeluarkan call (suara panggilan) daripada ropelannya.

Cara Membedakan Burung Trucukan/Trocokan Jantan Dan Betina
Hal Yang Bukan Menjadi Tolak Ukur Penentuan Kelamin Burung Trucukan
  • Warna lidah atau mulut, banyak yang meyakini bahwa warna kuning pasti suaranya bagus dan itu ada benarnya tetapi bukan menandakan jenis kelamin, melainkan menandakan umur trucukan yang sudah matang.
  • Ekor V atau rapat, ekor v atau rapat bukan menandakan jenis kelamin tetapi menandakan tingkatan on fire atau perfom burung ketika atau setelah dan saat masa masa mabung akan, sedang atau setelah masa tersebut.
  • Postur Tubuh, postur tubuh yang besar atau kecil bukan pedoman menentuan kelamin tetapi postur yang porposional menentukan kualitas dari suara burung nanti dari kekuatan power, irama serta volume yang diikuti juga dengan bentuk paruh.
  • Ngleper, ngleper bukan menandakan burung betina ataupun jantan melainkan gaya birahi untuk menarik pasangannya, biasanya pada masa masa kawin mayoritas trucukan akan ngleper.
  • Warna kuning di dubur, warna ini bukan menjadi tanda burung jantan atau betina melainkan dari daerah asal burung tersebut dan usia, maka warna bulu dubur bukan untuk penentuan kelamin.
  • Warna bulu, bulu mengkilat bukan menandakan kelamin melainkan pertanda tingkat perfoma burung atau tingkat kesehatan burung, karena bulu yang mengkilat menandakan burung dalam keadaan sehat karena banyak memproduksi lapisan seperti lilin, sehingga bulu tidak mudah basah, ketika terkena air ataupun di mandikan

Itulah perbedaan antara burung trucukan jantan dan burung trucukan betina.

Trucukan merupakan burung pemakan serangga dan juga buah-buahan. Agar cepat gacor, penuhi kebutuhan nutrisinya, baik itu EF hewani ataupun buah-buahan seperti pisang dsb.

Semoga bermanfaat.
Tetap jadikan Koran Burung inspirasi Kicau Mania Indonesia.

Artikel Koran Burung Lainnya :

4 komentar:

Copyright © 2018 Koran Burung | Design by Koran Burung