Media Masyarakat Tentang Pengenalan Informasi Seputar Burung Kicau, Atau Hewan Peliharaan Dalam Perawatan, Penangkaran, dan Penyembuhan Penyakit.

Cara Merawat Serta Meloloh Anakan Burung Kutilang

Artikel terkait : Cara Merawat Serta Meloloh Anakan Burung Kutilang

Berikut adalah bagaimana cara merawat serta meloloh anakan Burung Kutilang, pengalaman dari Pecinta burung kutilang yang sudah berpengalaman merawat burung keluarga cucak ini.
Langsung saja di bawah ini,

Alat & Bahan:

  • Pur ayam (halus)
  • Sedotan aqua/lidi.
  • Wadah (cepuk) makan/minum.

Cara Merawat Serta Meloloh Anakan Burung Kutilang
 Langkahnya:
Campur pur ayam dengan air dan aduk hingga menjadi bubur (jangan sampai terlalu encer/cair).
Suapkan pada anakan dengan menggunakan sedotan aqua hingga kenyang. Disini saya menganjurkan untuk menggunakan sedotan aqua, karena kalau menggunakan lidi, ujung lidi tersebut dapat melukai mulut anakan jika anakan sangat lahap dan antusias, takutnya rongga mulut anakan tertusuk ujung lidi yang permukaannya menjadi tajam setelah dipatahkan. Oleh karena itu, disarankan untuk gunakan sedotan aqua untuk menyuapi dan memberi minum.

Cara Merawat Serta Meloloh Anakan Burung Kutilang
 Catatan:
  • Jika ingin dicampur dengan pisang, tumbuk pisang hingga menjadi halus, lalu campurkan dengan bubur pur seperti langkah no 1.
  • Begitupun juga jika ingin dicampur dengan kroto, jangkrik, ataupun ulat. Campur dengan bubur pur seperti langkah no 1. Tetapi bisa juga tanpa perlu dicampur dengan bubur pur. Jika ingin memberi jangkrik dan ulat, berikan saja yg jangkrik dan ulat yg masih kecil-kecil.
  • Berikan racikan pur tsb tiap 1 atau 1,5 jam (jika anakan sama sekali belum bisa makan sendiri). Tetapi jika anakan sudah bisa makan sendiri, suapin sesuka Anda. Tak mengapa sesekali Anda menyuapi untuk membangung ikatan batin antara anakan dengan Anda selaku majikannya.
  • Senantiasa periksa dengan mencium aroma racikan pur tadi, karena racikan pur yang bercampur air akan menjadi basi. Aroma racikan pur yang sudah basi akan sangat asam dan kecut saat dicium. Oleh karena itu, dalam membuat racinakn pur, pertimbangkan juga takaran purnya, jangan terlalu banyak karena percuma, nantinya harus dibuang dan diganti dengan racikan yg baru saat sudah basi. Biasanya racikan pur akan menjadi basi dalam waktu 5 atau 6 jam. Racikan pur yg sudah basi tidak akan dimakan oleh anakan. Jadi, periksa...periksa...dan periksa hehehe.
  • Biasakan menyuapi anakan di luar sangkar dan memberi kode berupa siulan saat akan menyuapi sebagai “tanda”, karena saat sudah bisa terbang dan besar nanti, Anda bisa mengajaknya bermain di luar sangkar tanpa perlu khawatir sang jagoan Anda lepas. Kalaupun jagoan Anda main dan terbang agak jauh, berikan siulan untuk memanggil, niscaya jagoan Anda akan menghampiri.
Semoga anakan lolohan burung kutilang anda sehat sampai besar dan gacor dengan berbagai isian, salam pecinta burung kutilang Indonesia. (Baca juga: Cara Membedakan Burung Kutilang Jantan Dan Betina)

Tetap jadikan Koran Burung inspirasi Kicau Mania Indonesia.

Artikel Koran Burung Lainnya :

2 komentar:

  1. Mantap jiwa nih isinya eh ini bener harus di beri siulan agar dia mau nurut

    BalasHapus
  2. Loloh kutilang 2kli sehari bgus tidak

    BalasHapus

Copyright © 2018 Koran Burung | Design by Koran Burung